admin

admin

(3 comments, 72 posts)

This user hasn't shared any profile information

Posts by admin

Resep Herbal Stroke (2)

0

Bahan :

Daun Dewa secukupnya

 

Cara I

Cara Pemakaian :

Makan sebagai lalap 3 lembar daun dewa dengan frekuensi sehari 3 kali makan.

 

Cara II

Cara Pembuatan :

Tumbuk halus 20 gram umbi daun dewa.

Tambahkan 100 ml (1 gelas) air matang, kemudian disaring.

 

Cara Penggunaan :

Minum ramuan sehari sekali setiap sore.

Resep Herbal Stroke (1)

0

Bahan :

20 gram pegagan

 

Cara Pembuatan :

Rebus akar dan daun pegagan dengan 3 gelas air dalam kuali tanah.

Biarkan mendidih dan air tersisa setengah bagian, lalu disaring.

 

Cara Penggunaan :

Minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Usahakan diminum waktu perut kosong dan sebelum makan.

 

Tangkis Penyakit di Musim Hujan

0

Musim penghujan sudah datang. Tak hanya bahaya banjir yang menghantui, tetapi juga masalah kesehatan.

Waspadai ancaman penyakit akibat pergantian musim yang tak bisa dicegah. Flu, diare dan DBD selalu menjadi penyakit langganan saat musim hujan tiba.

Menurut dr. Emilia E Achmadi, menaikkan sistem imun menjadi cara terbaik untuk menangkis berbagai penyakit.

“Konsumsi makanan yang kaya vitamin dan protein. Kedua nutrisi ini membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” jelas spesialis nutrisi ini (20/11).

Menurut dr. Emilia, vitamin C alami dari buah dan sayur adalah yang terbaik. Sayangnya, banyak orang hanya terpaku pada jeruk. Faktanya, brokoli memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi dari jeruk.

“Hindari konsumsi vitamin C sintesis, seperti suplemen. Suplemen vitamin C yang banyak dijual di pasaran hanya memberikan stimulasi atau perasaan segar sesaat,” himbaunya.

Selain vitamin, tubuh juga memerlukan protein baik hewani maupun nabati. Biji-bijian seperti kacang merah dan kacang hijau menjadi sumber terbaik.

“Meskipun begitu, semuanya harus seimbang dan bervariasi. Memfokuskan pada protein nabati malah memicu asam urat. Atau kebanyakan protein hewani malah kolesterol. Jadi jangan hanya terfokus pada satu makanan saja,” jelasnya.

sumber :www.ghiboo.com

Hati-hati! Diabetes Mellitus Juga Terjadi Pada Bayi dan Anak-anak

0

Diabetes mellitus saat ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Bayi dan anak-anak juga menderita diabetes mellitus.

Data Unit Kerja Koordinasi (UKK) Endokrinologi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sejak Mei 2009 hingga Februari 2011 menunjukkan 590 anak dan remaja berusia di bawah 20 tahun yang menyandang diabetes tipe 1 di seluruh Indonesia. (more…)

Cegah Kanker Prostat dengan Tomat dan Kedelai

0

Kelenjar prostat merupakan organ yang ditemukan pada pria, ini berarti bahwa hanya pria yang dapat mengalami kanker prostat.

Di Amerika, kanker prostat merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker paru-paru. Diperkirakan lebih dari 29.000 orang meninggal tiap tahun akibat keganasan penyakit ini. Tidak hanya di Amerika, kanker prostat juga berpotensi menyerang pria di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan penyakit yang dipicu oleh banyak faktor, seperti faktor genetis, hormon, pola makan, gaya hidup tidak sehat. Penelitian mengungkap bahwa pria Amerika-Afrika berisiko 1-2 kali lebih besar terkena kanker prostat ketimbang orang kulit putih.

Sedangkan pria dengan riwayat kanker prostat dalam keluarganya berisiko 2-3 kali lebih besar. Ditambah lagi dengan gaya hidup tidak sehat seperti mengonsumsi makanan berlemak tinggi, merokok, ataupun jarang berolahraga yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Waspada Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat cukup sulit dideteksi. Biasanya baru terdeteksi setelah kanker menyebar ke luar prostat. Gejala-gejala yang muncul tidak sama pada setiap orang, tergantung dari seberapa berat kanker yang diderita. Berikut beberapa gejala kanker prostat yang perlu Anda waspadai.

  • Sering buang air kecil di malam hari
  • Sulit membuang dan menghentikan aliran urine
  • Nyeri saat buang air kecil / ejakulasi
  • Perasaan tidak lampias saat buang air kecil
  • Ada darah pada urine atau sperma
  • Disfungsi ereksi

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah mengalami gejala-gejala di atas.

Cegah Kanker Prostat dengan Tomat dan Kedelai

Baru-baru ini tim peneliti dari University of Illinois menemukan terobosan baru dalam pencegahan kanker prostat, yakni dengan menggunakan tomat dan kedelai. Sebagai bahan uji coba, peneliti menggunakan tikus dengan gen yang telah direkayasa untuk mengembangkan bentuk agresif dari kanker prostat.

Tikus yang digunakan dalam penelitian ini berumur 4-18 minggu dan dikelompokkan menjadi empat bagian. Kelompok pertama diberi makanan bubuk tomat, kelompok pertama diberi makan kedelai, kelompok ketiga diberi kombinasi bubuk tomat dan kedelai, sedangkan kelompok terakhir tidak diberi tomat ataupun kedelai.

Dari riset ini peneliti menemukan bahwa kelompok tikus yang mengonsumsi kombinasi tomat dan kedelai diketahui hanya 45 persen yang mengembangkan kanker prostat. Sedangkan tikus yang makan tomat sebesar 61 persen dan tikus yang makan kedelai saja sebesar 66 persen.

Ini menunjukkan bahwa baik tomat maupun kedelai memiliki manfaat yang besar dalam menurunkan risiko kanker prostat. Namun hasil yang signifikan akan terlihat jika kedua makanan tersebut dikombinasikan dalam satu hidangan.

John Erdman selaku pimpinan penelitian menyatakan bahwa di negara-negara di mana kedelai dimakan secara teratur, kanker prostat terjadi pada tingkat yang lebih rendah. Itulah sebabnya pria Asia berisiko lebih kecil terkena kanker prostat daripada masyarakat Eropa, seperti dilansir Zeenews.

Tubuh Anda Wajib Langsing

0

Data di Centenarian Study di New England memperlihatkan bahwa mereka yang mencapai usia 100 tahun, umumnya bertubuh ramping.

“Hanya sedikit mereka yang berumur panjang mengalami obesitas,” kata Thomas Perls,M.D., sang peneliti yang juga pakar pengobatan di Boston University, AS.

Ingat, efek kelebihan bobot bisa memicu munculnya penyakit jantung, diabetes dan kanker.

Dalam sebuah studi di Journal of the American Dietetic Association, AS, kelebihan bobot juga bisa menurunkan kekebalan tubuh, akibatnya Anda mudah terserang penyakit.

Yuk, dongkrak manfaatnya! Lebih baik bila Anda yang masih kelebihan bobot segera merampingkan tubuh. Ayo sekarang saatnya!

Dalam sebuah studi terhadap 1.400 responden yang diterbitkan Archives of Neurology mengungkap: kelebihan bobot di usia paruh baya akan mempertinggi risiko terkena dementia dan alzheimer.

Untuk mengurangi bobot 2 kg dalam seminggu, maka kurangi 500 kalori per hari (Anda bisa meraihnya dengan menghindari makan gorengan, makanan berlemak dan mengasup terlalu banyak makanan manis.) Atau dengan kombinasi, turunkan makan 200 kalori dan bakar dengan latihan sebanyak 300 kalori (misalnya dengan berjalan kaki, berlari).

Ayo melangsing, supaya jadi lebih sehat dan awet muda ya!

sumber : www.ghiboo.com

Upaya Mengurangi Risiko Kanker Payudara

0

Kasus kanker payudara di Amerika Serikat tertinggi di dunia, mencapai 112,6 per 100.000 orang. Di Inggris, kanker payudara adalah jenis penyakit paling umum menyerang wanita. Setiap tahun sekitar 47.000 perempuan Inggris didiagnosis dengan penyakit ini dan sekitar 341 orang laki-laki juga.

(more…)

Incoming search terms:

Wah, Alpukat Bisa Kurangi Risiko Stroke & Diabetes!

0

Ada kabar bagus untuk Anda yang doyan konsumsi buah alpukat! Selain memiliki rasa yang enak, buah berwarna hijau ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan kita.

alpukat

Menurut penelitian terbaru, konsumsi alpukat ternyata mampu meningkatkan kualitas pola makan dan tingkat asupan nutrisi, mengurangi asupan gula tambahan, menurunkan berat badan, BMI, dan lingkar pinggang. Alpukat juga kaya akan asam lemak baik dan mampu menurunkan risiko sindrom metabolik.

Secara khusus, data survei dari National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) 2001-2008, yang melibatkan 17.567 orang dewasa AS berusia lebih dari 19 tahun, mengungkapkan bahwa 347 orang dewasa (50 persen wanita) yang mengonsumsi alpukat dalam jumlah berapa pun selama 24 jam memiliki tingkat gizi yang lebih baik dan indikator kesehatan yang lebih positif dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

Para pemakan alpukat juga memiliki asupan nutrisi penting tertentu yang lebih tinggi, termasuk 36 persen makanan berserat, 23 persen vitamin E, 13 persen magnesium, 16 persen kalium, dan 48 persen vitamin K.

Selain itu, para pemakan alpukat juga memiliki asupan lemak sehat lebih tinggi (18 persen lemak tak jenuh tunggal dan 12 persen lemak tak jenuh ganda) dan lemak total (11 persen lebih) ketimbang non-pemakan alpukat, meski asupan kalori rata-rata kedua kelompok tersebut adalah sama.

Studi ini menemukan bahwa para pemakan alpukat memiliki rasio 50 persen lebih rendah untuk terkena sindrom metabolik dibandingkan non-pemakan alpukat. Sindrom metabolik adalah sekelompok faktor risiko yang ketika terjadi bersama-sama sehingga meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, stroke, dan diabetes tipe-2.

Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam Journal Nutrition

sumber : www.duniafitnes.com

Incoming search terms:

Buah Persik dan Plum Ampuh Cegah Diabetes dan Penyakit Jantung

0

Buah persik dan plum atau yang dikenal dengan prem ternyata memiliki kandungan senyawa bioaktif yang bisa melawan diabetes terkait obesitas dan penyakit jantung.

Dua-Buah-ini-Ampuh-Cegah-Diabetes-&-Penyakit-Jantung

Menurut hasil penelitian terbaru, kandungan senyawa dalam buah-buahan ini bisa menjadi senjata melawan “sindrom metabolik“, di mana obesitas dan inflamasi menyebabkan masalah kesehatan serius, menurut Luis Cisneros-Zevallos, ilmuwan sekaligus ahli makanan Texas AgriLife Research.

“Dalam beberapa tahun terakhir, obesitas telah menjadi perhatian utama dalam masyarakat karena masalah-masalah kesehatan yang serius,” kata Cisneros-Zevallos, yang juga profesor di Texas A&M University. “Di AS, data statistik menunjukkan bahwa sekitar 30 persen dari populasinya mengalami obesitas, dan kasus-kasus ini meningkat setiap tahunnya dalam jumlah yang mengkhawatirkan,” tambahnya, seperti dilansir zeenews.

Sementara itu, ia juga mengakui bahwa faktor gaya hidup, genetik dan pola makan memainkan peran besar dalam kecenderungan terhadap obesitas. “Studi kami menunjukkan bahwa buah-buah, seperti persik,prem dan nektarin, memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi melawan sindrom ini,” ujarnya.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa senyawa fenolik hadir dalam buah ini yang memiliki zat anti-obesitas, anti inflamasi dan anti-diabetes di baris sel yang berbeda, serta bisa mengurangi oksidasi LDL kolesterol jahat yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular.”

Yang unik dari buah-buahan ini, mereka memiliki campuran dari senyawa bioaktif yang bekerja secara simultan dalam komponen berbeda dari penyakit.

sumber :http://id.she.yahoo.com/dua-buah-ini-ampuh-cegah-diabetes-penyakit-jantung-000012328.html

Incoming search terms:

Minuman Soda Picu Stroke

0

Penelitian terbaru menunjukkan minuman bersoda memicu risiko stroke. Mengonsumsi minuman bersoda secara rutin memberikan reaksi berantai pada tubuh yang dapat menimbulkan banyak penyakit, termasuk ancaman stroke.

Para peneliti dari Institute for Health clinic dan Harvard University Cleveland menganalisis 43.371 pria yang mengonsumsi soda yang berpartisipasi pada studi lanjutan kesehatan profesional pada tahun 1986-2008. Sebanyak 84.045 perempuan juga diperiksa dalam program studi kesehatan perawat pada 1980-2008. Pada waktu itu, 2.938 perempuan dan 1.416 pria mengalami serangan stroke.

Pada minuman bersoda yang mendapat pemanis tambahan, kandungan gula dapat meningkatkan secara drastis kadar glukosa dalam darah dan insulin. Reaksi ini berakibat tubuh tidak dapat menoleransikan glukosa, resistensi insulin dan peradangan. Semuanya menjadi faktor risiko stroke iskemik.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa pria dan perempuan yang mengonsumsi lebih dari satu porsi soda berpemanis gula setiap hari memiliki tekanan darah dan kolesterol dalam darah yang lebih tinggi, serta rendahnya melakukan aktivitas fisik.

Orang yang sering meminum soda cenderung mengonsumsi daging merah dan produk susu. Pria dan perempuan yang mengonsumsi soda kalori rendah memiliki kemungkinan penyakit kronis dan Body Mass Index (BMI) yang lebih tinggi. Penyelidikan ini untuk memantau asosiasi konsumsi soda pada serangan stroke.

Menurut Medicmagic (27/4), Penelitian ini mengingatkan pentingnya mencari minuman pengganti soda. Air putih bisa menjadi pilihan.

sumber : www.ghiboo.com

Incoming search terms:

admin's RSS Feed
Go to Top