SPIRULINA

Spirulina adalah tumbuhan Mikro Ganggang yang telah hidup sejak 3,6 milyar tahun yang lalu dan merupakan makanan yang mengandung nutrisi paling lengkap.

Khasiat utama Spirulina adalah :

  1. Membersihkan toksin penyebab penyakit
    Tanda adanya banyak toksin di dalam tubuh yaitu penyakit membandel, daya tahan tubuh lemah, lesu, lelah dan tidak bergairah. Hasil riset di berbagai negara membuktikan Spirulina sangat baik untuk membersihkan toksin.
  2. Memberi nutrisi bagi tubuh
    Spirulina merupakan sumber nutrisi alami yang paling lengkap dibandingkan dengan sumber nutrisi lain yang pernah ada.

Kandungan pada tanaman Spirulina

  • Kandungan Beta-karoten spirulina 25 kali lebih kaya dari yang terdapat pada wortel, (Beta-karoten adalah anti oksidan alami yang bermanfaat untuk melawan kanker; sakit jantung, AIDS, virus, bakteri, dan meningkatkan pertahanan tubuh bahkan mampu membantu-korban radiasi nuklir
  • Vitamin B12 spirulina 25 kali lipat dari yang terdapat pada hati sapi. B12 penting untuk menambah energi, pertumbuhan, fungsi syaraf, dan pembersihan internal
  • Kandungan vitamin E spirulina 3 kali lebih kaya dari gandum
  • Spirulina merupakan satu-satunya tumbuhan yang mengandung GLA (Gamma Liilonenic Acid) yang bisa membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi, dan berbagai penyakit lainnya. GLA, dalam susu ibu membantu kesehatan bayi.
  • Zat besi Spirulina; 58 lebih kaya dari bayam, dan mudah di serap
  • Protein Spirulina, 2 kali lipat dan kacang kedelai, dan 3 kali lipat dari sapi, ikan atau telur.

 

 Spirulina (dried)

Nutritional value per 100 g (3.5 oz)

Energy

1,213 kJ (290 kcal)

Carbohydrates

23.9 g

- Sugars

3.1 g

- Dietary fiber

3.6 g

Fat

7.72 g

- saturated

2.65 g

- monounsaturated

0.675 g

- polyunsaturated

2.08 g

Protein

57.47 g

- Tryptophan

0.929 g

- Threonine

2.97 g

- Isoleucine

3.209 g

- Leucine

4.947 g

- Lysine

3.025 g

- Methionine

1.149 g

- Cystine

0.662 g

- Phenylalanine

2.777 g

- Tyrosine

2.584 g

- Valine

3.512 g

- Arginine

4.147 g

- Histidine

1.085 g

- Alanine

4.515 g

- Aspartic acid

5.793 g

- Glutamic acid

8.386 g

- Glycine

3.099 g

- Proline

2.382 g

- Serine

2.998 g

Water

4.68 g
Vitamin A equiv. 29 mikro gram (4%)
- beta-carotene 342 mikro gram (3%)
- lutein and zeaxanthin 0 mikro gram
Thiamine (vit. B1) 2.38 mg (207%)
Riboflavin (vit. B2) 3.67 mg (306%)
Niacin (vit. B3) 12.82 mg (85%)
Pantothenic acid (B5) 3.48 mg (70%)
Vitamin B6 0.364 mg (28%)
Folate (vit. B9) 94 mikro gram (24%)
Vitamin B12 0 mikro gram (0%)
Choline 66 mg (13%)
Vitamin C 10.1 mg (12%)
Vitamin D 0 IU (0%)
Vitamin E 5 mg (33%)
Vitamin K 25.5 mikro gram (24%)
Calcium 120 mg (12%)
Iron 28.5 mg (219%)
Magnesium 195 mg (55%)
Manganese 1.9 mg (90%)
Phosphorus 118 mg (17%)
Potassium 1363 mg (29%)
Sodium 1048 mg (70%)
Zinc 2 mg (21%)

Percentages are relative to US recommendations for adults.
Source: USDA Nutrient Database

MANFAAT SPIRULINA:
1. Meningkatkan imunitas
Pada penelitian terbaru terhadap kandungan spirulina, terungkap bahwa ganggang ini bisa menjadi stimulan penyembuhan kanker lewat kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh. Spirulina bekerja dengan meningkatkan produksi antibodi, cytokines, (protein pelawan infeksi), dan sel lain yang meningkatkan imunitas sehingga membantu menyembuhkan infeksi dan penyakit kronis seperti kanker.

2. Sebagai suplemen protein
Enam puluh dua persen spirulina terdiri dari asam amino sehingga kaya akan protein dan nutrisi lain. Spirulina telah digunakan secara tradisional sebagai suplemen alami bagi orang yang tidak dapat memperoleh kalori atau protein yang cukup karena diet atau bagi orang yang membutuhkan nutrisi lebih seperti atlet.

3. Mengatasi anemia
Spirulina juga dapat menstabilkan jumlah sel-sel darah merah, sel-sel darah putih, dan hemoglobin. Selain itu, memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh serta mengurangi efek samping terhambatnya produksi stem sel atau sel-sel penghasil sel darah. Pada percobaan terhadap hewan, terlihat bahwa spirulina meningkatkan hematopoiesis yakni pembentukan sel darah merah. Itu diyakini karena tingginya kandungan zat besi di dalamnya.

4. Mengatasi alergi

Spirulina juga dapat melawan reaksi alergi dengan cara mencegah pelepasan histamin atau zat yang menyebabkan gejala alergi seperti hidung tersumbat dan mata berair.

5. Mengatasi infeksi
Spirulina memiliki kemampuan menangkal herpes, influenza, cytomeglovirus, dan virus HIV.

6. Mengurangi risiko kanker

Spirulina berguna menunjang fungsi kardiovaskuler dan keseimbangan kolesterol, memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan fungsi detoksifikasi serta mengurangi risiko kanker dengan melindungi tubuh dari radikal bebas.

7. Mengurangi efek kemoterapi
Spirulina mengurangi efek yang tidak baik dari kemoterapi, seperti kepala pusing, tidak nafsu makan, sukar tidur, mual muntah, tenggorokan kering ataupun cemas

 

Incoming search terms:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>